LHKPN di Lingkungan Pembak Mansel Diklaim 100 Persen, Bendahara Wajib

MANSEL,ptc.com-Kepala Inspektorat Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Krstian Arisoi, klaim Laporan Harta Kekayaan Penyelenggera Negara di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Mansel telah seratus persen.

Kalim ini menururt Arisoi, setelah ada laporan resmi yang diterima Inspektorat Mansel dari KPK setelah mereka memasukan data harta kekayaan melalui e-LHKPN setelah dinyatakan belum tuntas oleh KPK sebelumnya.

“100 persen laporan tahun ini, yang bulan maret ini karena terlamba jadi tidak sampai 50 persen waktu itu. Tapi setelah kami ke beberapa SKPD yang punya wajib lapor itu baru kami mencapai itu. Kemarin laporan itu sudah seratus persen. Itu laporan ke KPK dan KPK sampaikan ke kita bahwa kita seratus persen,”ucap Arisoi belum lama ini.

Singgu soal adanya data yang diterima sejumlah wartawan di Mansel yang menjelaskan masih ada 21 pejabat daerah belum menyampaiakan LHKPN, Arisoi tidak membata hal tersebut.

Tapi lantunya, semua telah menyampaikan LHKPN masing-masing ke KPK.

“Kemarin seperti kalian dengar itu, seperti itu. Memang wajib tiap kepala atau pejabat wajib lapor kekayaan negara. Saya sendiri juga didaftar. “Lucu” sampai petugas datang dirumah daftar kursi plastik. Ada lima puluh biji juga dicatat oleh KPK,”kata Arisoi, ceritakan kejadian saat petugas lakukan pendataan aset miliknya.

“Pokoknya setelah Pak Asisten II dr Hengky, terus saya. Kami tahap pertama sedangkan pejabat lainnya tahap kedua untuk 100 persennya,”terang Arisoi lagi.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam laporan tersebut, harta kekayaan Bupati dan Wakil Bupati Mansel turut didata ulang melalui e-LHKPN.

“Dulu mereka lapor belum sistim elektronik, maka beliau berdua pikir sudah terdaftar kemudian setelah staf saya daftar kembali ternyata mereka belum punya. Sehingga LHKPN keduanya juga sudah dimasukan ke e-LHKPN juga dan tuntas,”kata Arisoi.

Kesmeptan ini, Ia juga menyampaikan secara aturan para bendahara juga didata LHKPN nya.

“Dalam permintaan KPK itu bendahara juga wajib lapor,”ujar Arisoi.[mdr]